Manggarai Barat – Momen Idulfitri 1447 Hijriah dimanfaatkan para pemudik kapal rute Bima–Makassar untuk melaksanakan salat Idulfitri di kawasan Pelabuhan Marina Waterfront, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.
Ratusan penumpang yang menumpangi kapal milik PT Pelayaran Nasional Indonesia itu turun dari kapal saat sandar di pelabuhan dan bergabung dengan ribuan jemaah lainnya untuk menunaikan salat Id di area terbuka tepi laut.
Kepala Cabang Pelni Labuan Bajo, Fanny Puspita, mengungkapkan sebanyak 211 penumpang memilih turun dari kapal untuk mengikuti salat Id. Kapal tersebut sebelumnya berangkat dari Bima menuju Makassar dan bersandar di Labuan Bajo sekitar pukul 04.00 WITA. Informasi mengenai pelaksanaan salat Id di kawasan pelabuhan telah disampaikan kepada penumpang sejak dalam perjalanan, sehingga mereka memiliki kesempatan untuk ikut beribadah saat kapal transit. Pelaksanaan salat Id sendiri dimulai sekitar pukul 06.30 WITA dan dipusatkan di kawasan waterfront yang mampu menampung ribuan jemaah. Lokasi ini dipilih karena kapasitas masjid di sekitar Labuan Bajo tidak mencukupi untuk menampung seluruh umat Muslim yang ingin melaksanakan salat Id. Setelah pelaksanaan salat Id selesai, para penumpang kembali ke kapal untuk melanjutkan perjalanan menuju Makassar. Kapal pun berangkat sesuai jadwal sekitar pukul 11.00 WITA. Peristiwa ini menjadi gambaran bagaimana momen Lebaran tetap dapat dirayakan secara khidmat meski berada dalam perjalanan laut, sekaligus menunjukkan fleksibilitas layanan transportasi laut dalam mendukung kebutuhan ibadah para penumpang.














